Oleh: depuguh | April 11, 2011

Anakku, Retardasi Mental (Bag 1)

Tidak seperti hari-hari biasaya, Ibu Dyah hari ini lebih banyak termangu menatap lekat-lekat wajah putra pertamanya, Ilham yang sedang asyik bermain di teras depan rumah. Nampak di wajahnya tersimpan berbagai macam perasaan, sedih, khawatir, dan iba. Betapa tidak, diusianya yang menginjak sembilan tahun, Ilham putra pertamanya belum bisa membaca dan menulis. Tidak hanya itu saja, Ilham belum bisa mandiri seperti teman-teman sejawatnya di sebuah sekolah full day.

Hatinya semakin tersiksa melihat Ilham seringkali dijauhi oleh teman-temannya di sekolah. Gara-garanya Ilham tidak bisa diajak bermain. Tidak jarang, mereka memanggil Ilham dengan sebutan, Ilham si idiot. Ibu Dyah akhirnya membawa Ilham ke dokter spesialis tumbuh kembang anak. Sang dokter mendiagnosa Ilham dengan retardasi mental. Bu Dyah setengah mati tidak percaya. Sepulang dari dokter, bu Dyah langsung mencari pelbagai referensi yang berkaitan dengan retardasi mental.

Mengenal lebih Dekat

Retardasi mental atau mentally retarded berasal dari istilah asing yang digunakan untuk menyebut anak yang mempunyai kemampuan intelektual dibawah rata-rata. Dalam kepustakaan bahasa kita sering digunakan istilah-istilah tuna grahita, keterbelakangan mental dan lain-lain.

Istilah tersebut sesungguhnya memiliki arti yang sama, yang menjelaskan kondisi anak yang kecerdasannya jauh dibawah rata-rata yang ditandai oleh keterbatasan intelegensi dan ketidakcakapan dalam interaksi sosial. Karena keterbatasan kecerdasannya, seorang anak keterbelakangan mental sukar untuk mengikuti program pendidikan di sekolah biasa secara klasikal, oleh karena itu anak tersebut membutuhkan layanan pendidikan secara khusus.

Untuk memahami anak retardasi mental atau terbelakang mental ada baiknya memahami terlebih dahulu konsep Mental Age (MA). Mental Age adalah kemampuan mental yang dimiliki oleh seorang anak pada usia tertentu. Sebagai contoh anak yang mempunyai usia enam tahun akan mempunyai kemampuan yang sepadan dengan kemampuan anak umur enam tahun pada umumnya. Artinya anak yang berumur enam tahun akan memiliki MA enam tahun. Jika seorang anak memiliki MA lebih tinggi dari umurnya (Cronology Age), maka anak tersebut memiliki kemampuan mental atau kecerdasan diatas rata-rata. Sebaliknya jika MA seorang anak lebih rendah dari umurnya, maka anak tersebut memiliki kemampuan kecerdasan dibawah rata-rata.

Anak retardasi mental selalu memiliki MA lebih rendah dari CA nya secara jelas. Oleh karena itu MA yang sedikit saja kurangnya dari CA tidak termasuk tunagrahita. MA dipandang sebagai indeks dari perkembangan kognitif seorang anak. Mengutip AAMD (American Association of Mental Deficiency), keterbelakangan mental menunjukkan fungsi intelek dibawah rata-rata secara jelas dengan disertai ketidakmampuan dalam penyesuaian prilaku dan terjadi pada masa perkembangan.

Anak Retardasi mental (Tuna grahita) dapat di golongkan menjadi tiga, yakni pertama, anak tuna grahita ringan, kedua anak tuna grahita sedang/moderate dan ketiga anak tuna grahita berat. Pertama, Anak Tuna Grahita ringan. Anak Tuna Grahita ringan yaitu mereka yang masih bisa didik pada masa dewasa kelak. Usia mental yang bisa mereka capai setara dengan anak usia 8 tahun hingga 10 tahun. Dengan rentang IQ antara 55 hingga 69.

Kedua, Anak Tuna Grahita moderate. Anak dengan penyandang tuna grahita modeate masih bisa dilatih (mampu latih). Kecerdasannya terletak sekitar 40 hingga 51. Pada masa dewasa, usia mentalnya setara anak 5 tahun hingga 8 tahun. Dan ketiga, Anak Tuna Grahita berat. Anak tuna grahita dalam kategori ini mampu latih, tapi tergantung pada orang lain. Rentang IQnya terletak antara 25 hingga 39. Pada masa dewasa memiliki usia mental setara anak usia 3 tahun hingga 5 tahun. Biasanya anak dengan kondisi seperti ini perkembangan mototriknya buruk, bicaranya amat minim dan sulit untuk di latih.


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.